× About Services Clients Contact

Tentang Kami

AyoBantuin.com dikelola oleh PT AYO BANTUIN INDONESIA

bersama dengan YAYASAN KITA BANTU PERSADA.

Sejarah AyoBantuin

Berawal dari banyaknya permohonan bantuan orang sakit yang tidak mampu kepada Nathalia Sunaidi. Nathalia mengantar dan mendampingi langsung orang-orang sakit yang tidak mampu dan melihat sendiri penderitaan mereka yang sedang sakit tapi tidak mampu membayar biaya pengobatan. Nathalia mengumpulkan donasi dari komunitasnya dan bersama-sama bayarin tagihan rumah sakit.

Dengan semakin banyak permintaan bantuan dan para donatur secara ikhlas mau membantu sesama maka dengan adanya semangat kebaikan ini, pada tahun 2019 dibuatlah Yayasan Kita Bantu Persada dengan platform AyoBantuin.com sebagai wadah kita saling bantuin sesama yang membutuhkan. 

Perizinan Yayasan Kita Bantu Persada

Akta Notaris

No.05 tgl 2 Juli 2019 Notaris Henggawati, SH.

Kemenhumkam

SKHAM No AHU-0009021.AH.01.04 tahun 2019

Izin Kegiatan Yayasan

Nomor 3623/F.3/31.73.01.1006
/-1.848/e/2019.

Izin PUB

PUB no 347/HUK-PS/2020

Bagaimana kita membiayai operasional?

AyoBantuin harus tetap ada supaya bisa menjadi tempat ribuan bahkan jutaan orang yang saling membantu. Maka ada biaya operasional untuk membuat kebaikan ini bisa terus berjalan.
 
Dana yang diperoleh dari Campaign melalui Platform akan dikenakan biaya administrasi 5% (lima persen), kecuali untuk kategori bencana alam akan ditetapkan sebesar 0% (nol persen); 
Jika ada tambahan biaya lainnya seperti pajak, retribusi dan/atau pungutan lainnya yang dikenakan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku terhadap Dana yang diperoleh dari Campaign, maka Penyedia Platform akan menetapkan biaya tambahan sesuai dengan besaran sebagaimana ditentukan peraturan perundang-undangan yang bersangkutan.

Daftar Masuk
Tentang AyoBantuin Syarat dan Ketentuan

AyoBantuin.com telah memiliki Izin Pengumpulan Uang di Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.